[YulWoon] Complete

Our Secret

 

1. Author : Kim Sone Yulsic

2. Judul : Complete

3. Kategori: NC 21, Yadong, Oneshoot

4. Cast:

– Choi Siwon ( Super Junior )

– Kwon Yuri ( SNSD )

 

sumber:  http://koreannc.wordpress.com/2012/07/30/complete/

Annyeong^^

Ini lanjutan dari fanfic Yulwon kemaren. Sebenernya aku nggak terlalu puas dengan part ini:-/ confused. Yang udah baca dan komen gommawo~ buat yang mau memberikan kritik dan saran silahkan, aku tunggu🙂 happy. Kritik dan saran dari readers sangat membantu. Gamsha^^

Makasih buat admin KNC yang udah mengepost fanfic ku. Jongmal gamsahamida~

——————————

“sudah jam 00.30 pm ?” keluh Yuri. menghela nafasnya.

Ia sedang duduk sendiri menikmati gemerlapnya Kota Paris di malam dari branda hotel tempatnya menginap. Kamar sweetroom yang ia tempati terletak di dekat Sungai Seine, menyajikan view yang amat mempesona apalagi ditambah dengan menara Eiffel yang menjulang kokoh dengan lampu – lampu yang menyorotnya membuat menara itu tampak sangat memukau. Tidak heran setiap tahun jutaan tourist datang ke menara yang menjadi icon Negara Prancis itu.

Walaupun suhu udara di Prancis saat ini sepuluh drajat celcius, itu tidak membuat Yuri beranjak dari kursi malasnya. Yuri ingat terakhir kali ia datang ke Paris. Saat itu ia memulai debutnya dengan SNSD di Eropa, itu pun ia tak sempat menikmati indahnya kota paling romantis di dunia ini karena jadwal grupnya yang sangatlah padat.

Dan akhirnya, Yuri datang lagi ke Paris dengan seseorang yang sangat di cintainya, yang sudah mencuri hatinya dan mengikat komitmen dengannya untuk saling mencintai sampai ajal memisahkan mereka. Ia adalah Choi Siwon mantan dari member Super Junior. Mantan ? Yaa, sudah lebih dari satahun tahun Siwon keluar dari dunia hiburan Korea Selatan yang telah melambungkan namanya. Sekarang ia bekerja di Hyundai Departemen perusahan appanya. Posisi Siwon sebagai direktur sering memaksanya untuk pergi ke luar negeri.

Yuri sebagai istri dari seorang pengusaha yang berpengaruh di KorSel tentu saja harus selalu menemani suaminya. Apalagi kebanyakan acara – acara yang di hadiri Siwon di luar negeri adalah acara semiformil yang membutuhkan Yuri sebagai pendampingnya. Kali ini Siwon dan Yuri datang ke Paris untuk menjalin kerjasama dengan salah satu perusahan fashion dari Prancis.

Korea Selatan yang beberapa tahun terakhir menjadi kiblat fashion Asia membuat Siwon ingin melebarkan sayapnya dengan mendirikan perusahaan fasihon. Perusahaan itu akan ia serahkan untuk di kelolah oleh istrinya, Yuri.

Setelah menikah dengan Siwon, tidak lama dari itu Yuri keluar dari Girls’ Generation dan lebih sering mengikuti kegiatan amal, Yuri tidak bekerja. Itu membuat Siwon pusing. Yuri sering kali mengeluh pada Siwon untuk bekerja. Bukan karena penghasilan Siwon tidak dapat memenuhi kebutuhan mereka. Bukan. Sama sekali bukan. Aset kekayaan Siwon bahkan cukup untuk memenuhi hidup mereka tujuh turunan. Mungkin karena selama ini ia terbiasa memiliki kegiatan maka ia pun tak betah untuk menganggur. Dan fashion menurut Siwon itu akan cocok dengan Yuri, karena Yuri memiliki selera fashion yang bagus. Dan pengalamannya sebagai mantan selebritis yang menjadikannya sebagai salah satu icon fashion.

*******

Yuri yang sedang menunggu suaminya karena tadi setelah makan malam dan pembicaraan bisnis Mr. Adrew –rekan bisnis Siwon- mengajak Siwon minum di bar. Siwon yang tak enak menolak ajakkan parner bisnisnya tersebut menyuruh istrinya untuk pulang terlebih dahulu ke hotel. Yuri yang memang sudah lelah pun menuruti perintah suaminya. Ia memutuskan untuk menunggu Siwon di hotel.

“yeobo kau belum tidur? Kenapa kau duduk di situ? Udara malam ini begitu dingin.” Siwon menghampiri istrinya yang duduk sambil memeluk dirinya sendiri di kursi malas. Ia pikir Yuri sudah terlelap karena lelah.

“oppa ?” Yuri berbalik dan mendapati suaminya berdiri di belakanya.

“Kau mengangetkanku. Kapan kau datang? Kenapa aku tidak mendengarmu masuk?” bukannya menjawab, Yuri malah balik bertanya pada Siwon.

“aku baru saja tiba. Mungkin karena kau melamun jadi kau tidak mendengarnya. Oya kenapa kau belum tidur sayang?”

“aku menunggumu oppa.” jawab Yuri manja. Ia beranjak dan mengahampiri suaminya. Membantu Siwon melepas dasinya yang napaknya kesusahan.

“menungguku?” tanya Siwon heran dengan sikap manis dan manja Yuri. Karena belakangan ini Yuri lebih sering marah – marah dan dingin padanya.

“aku ingin minum champange denganmu oppa.” Kata Yuri tersenyum manis dan bergelayut di lengan Siwon.

Memang saat Siwon masuk tadi ia melihat ada sebotol champange, dua gelas, bunga mawar dan lilin sudah tersusun rapi di atas meja. Yuri membantu melepas jas Siwon, lalu menuntunya duduk ditempat yang sudah disiapkannya. Yuri mematikan lampu kamar sweetroom mereka dan menyalakan lilin beraromauntuk menambah kesan romantis. Ia lalu duduk di samping Siwon dan menuangkan champange di gelas mereka.

“cress.” ucap Yuri dan Siwon.

Mereka menikmati champange dengan obrolan ringan hingga tak terasa sudah menghabiskan setengah botol champange yang mampu membuat tubuh mereka panas. Yuri melepas kimono tidur yang ia kenakan. Mengekspos tubuh s-linenya yang di balut gaun tidur berbahan sutra berwarna merah maron yang hanya menutupi sedikit pahanya.

********

Siwon sedikit heran dengan sikap Yuri akhir – akhir ini. Yuri sering bertingkah aneh dan moodnya cepat sekali berubah. Sikap Yuri yang seperti itu terkadang membuat Siwon sedikit tersiksa.

Kalian tahu, sudah seminggu terakhir ini Siwon tidak dapat menikmati sarapannya di pagi hari. Karena Yuri melarangnnya mengkonsumsi coffee, padahal Yuri tahu kesukaan Siwon di pagi hari adalah secangkir coffee dan waffle. Yuri bahkan berpesan pada sekretaris Siwon untuk tidak memberikan coffee pada Siwon. Yuri sangat sensitive dengan bau coffee.

Tidak hanya itu, suatu malam saat Siwon pulang terlamat karena ada meeting dadakan dengan relasi bisnisnya. Siwon mendapati Yuri yang duduk sendirian di sofa depan tivi sambil menanggis sesenggukkan di ruang santai mereka. Siwon yang khawatir segera menghampiri Yuri dan langsung memeluknya.

“Yuri~aa waeyo ? Uljiman.” Ucap Siwon sambil membelai kepala Yuri untuk menenangkannya.

“hiks hiks oppa kenapa mereka harus berpisah ? Aku hiks tidak suka dengan sad ending.” Ucap Yuri sesenggukan.

“apa maksud mu sayang? Nugu~ya ?” Tanya Siwon bingung. Ia tidak mengerti dengan arah pembicaran Yuri. Sahabat – sahabat mereka baik – baik saja, tidak ada yang sedang bertengkar apalagi berpisah, orang tua dan saudara mereka juga.

“tokoh yang ada di film itu.” Jelas Yuri menujuk pada layar tivi yang ada di depan mereka.

“mwo ?” Tanya Siwon dengan tampang bodohnya. Jadi Yuri menanggis bombai hanya karena sebuah film, membuat Siwon terheran – heran.

Belum cukup sampai disitu keaneh yang ditujukkan Yuri. Malam itu hujan deras sedang menguyur kota Seoul, dengan sedikit petir dan angin yang bertiup cukup kencang. Malam yang indah untuk dihabiskan berdua dengan pasangan bukan ? Begitu pikir Siwon. Malam itu Siwon bertekat untuk melakukan itu dengan Yuri.

Siwon pun mulai melancarkan aksinya dengan menciumi tengkuk Yuri yang sedang bersandar disandaran ranjang sambil membaca buku, dari samping.

Tangan Siwon juga mulai menyusup ke balik baju tidur Yuri. Meraba – raba daerah sensitive Yuri. Yuri tak bergeming, ia masih fokus membaca bukunya, membuat Siwon berpikir kalau Yuri mau melakukannya juga malam ini. Siwon makin gejar merangsang Yuri dengan meremas dada Yuri lembut. Tapi sejurus kemudian Yuri melepas tangan Siwon yang sedang meremas dadanya.

“oppa kumanhe. Aku lelah.” Tolak Yuri dengan dingin dan ketus. Yuri segera menutup bukunya dan menari selimut. Tanpa menunggu respon dari Siwon, Yuri tidur membelakangi Siwon.

Siwon melonggo menatap punggu Yuri yang baru saja menolaknya. Ia hanya dapat mendesah pasrah. Tidak mungkinkan ia memaksa Yuri. Siwon menatap iba ‘adiknya’ yang sudah setengah eksresi itu, pasti ia akan sulit tidur. Poor Siwon.

Tapi malam ini apa yang Siwon dapat ? Yuri bersikap manis dan manja padanya. Sepertinya Yuri akan dengan senang hati menyerahkan dirinya pada Siwon.

********

“oppa apa kau juga merasa udara di sini mulai panas?” tanya Yuri saat Siwon juga membuka kancing kemejanya.

“eumm. Dan membuatku tambah panas saat melihat mu” Siwon menjawab pertanyaan Yuri dengan senyum seduktif, matanya tak dapat lepas dari Yuri. Malam ini Yuri terlihat sangat cantik dangan rambut di sanggul ke atas dan riasan simple yang masih menempel di wajahnya. Memamerkan leher jenjengnya yang membuatnya nampak lebih sexy. Membuat Siwon tak berkedip memandangnya.

“benarkah?” Tanya Yuri memastikan, dengan menyipitkan matanya menatap Siwon. Yang dijawab Siwon dengan ciuman hangat dibibir Yuri. Yuri memejamkan matanya menikmati ciuman Siwon. Kini Yuri sudah duduk dipangkuan Siwon, hingga ia dapat merasakan junior Siwon yang mulai menegang.

“kau menggodaku sayang?” Tanya Siwon yang melingkarkan tanganya di pinggang Yuri, mendekatkan tubuh Yuri denganya.

“apakah kau tergoda oppa? Padahal aku hanya ingin bermanja – manja denganmu.” Yuri memanyunkan bibirnya. Karena Siwon mulai meraba – raba pahanya. Bibirnya pun sudah menjelajahi leher Yuri yang membuat Yuri terangsang.

“oohh oppa hentikan kau membuat ku geli.”

“tidak akan. Kau yang memulai duluan sayang.” Siwon semakin liar melumat leher Yuri hingga melukiskan beberapa kissmark di sana.

“ oppaa aaapa kau tidak lelah aahh?” tanya Yuri disela desahannya, ia mulai menikmati rangsangan yang diberikan suaminya itu. Yuri heran, seharian ini Siwon sangat sibuk. Tapi sepertinya ia masih ingin menyibukkan dirinya juga malam ini.

“ tentu saja tidak. Aku ingin segera memberikan cucu kepada orang tua kita.” Pernyataan Siwon tersebut mengingatkan Yuri akan sesuatu, sesuatu yang akan memeperlengkap kehidupan rumahtangga mereka. Sebenarnya Yuri sudah telat hampir dua bulan. Namun ia masih enggan memberi tahu Siwon karena ia belum memastikanya.

“baiklah. Kalau begitu ayo kita lakukan.” Yuri mendekap kepala Siwon hingga Siwon dapat merasakan payudara Yuri yang kenyal. Yuri menghusap – husapkan wajah Siwon di payudara kanannya. Dengan senang hati Siwon mencium dan menjilatinya.

“eemmmhh” desah Yuri. Ia memejamkan matanya, merasakan sesansi yang diberikan Siwon padanya. Gesekan antara payudara, baju, dan wajah Siwon memberikan sensasi tersendiri untuknya. Putting Yuri sudah mengeras akibat perlakuan Siwon.

Tangan Siwon menurunkan tali gaun yang Yuri kenakan yang menampakkan payudara Yuri terpampang jelas dihadapan Siwon. Ini memang kebisaan Yuri, ia tidak pernah menggunakan bra saat tidur. Siwon langsung menghisap payudara Yuri rakus sesekali mengigit putingnya. Ia memlintir puting Yuri yang satunya dan meremasnya kasar.

Perlakuan Siwon ini membuat Yuri merem – melek kenikmatan. Yuri mendorong kepala Siwon agar menghisap putingnya lebih dalam lagi. Siwon menuruti perintah istrinya, ia menghisap puting Yuri lebih keras seperti bayi yang sudah lama tidak menyusu pada ibunya sampai putting Yuri benar – benar keras.

Tak ingin menganggur tangan kiri Siwon pun mengelus paha Yuri, masuk ke dalam gaun mini yang dikenakan istrinya itu. Diturunkannya undeware Yuri.

Seperti tersengat listrik tubuh Yuri langsung menegang saat tangan Siwon menyentuh vaginanya. Siwon menghusap – husap vagina Yuri, mencari lubang kenikmatan Yuri, setelah ketemu ia memasukan jari telunjuknya ke lubang Yuri membuat Yuri mengelurkan desahan sexynya. Siwon langsung mengocok vagina Yuri yang sudah basah itu mengunakan jarinya. Ditambahnya jari tengahnya dan mengocoknya lebih cepat. Membuat tubuh Yuri yang ada dipangkuanya mengeliat – ngilat tak karuan.

“eemmmh ohhhh opppaa mmhhhp…” Yuri mengigit bibir bawahnya menahan desahan yang keluar dari bibirnya akibat servis luar biasa nikmat yang di berikan Siwon. Mendengar desahan Yuri Siwon makin mempercepat kocokannya dan mneghisap payudara semakin kencang.

“ooohh opppaa akkk.. ” jerit Yuri ketika cairannya mengalir deras membasahi celana Siwon. Yuri terlihat terenggah – enggah setelah mencapai orgasmenya.

Selain hebat dalam mengurus perusahaan, Siwon juga hebat dalam memuaskan istrinya. Hanya dengan sentuhan dari Siwon, Yuri dapat merengkuh nikmatanya orgasme.

Yuri bangkit dari pangkuan Siwon, merapikan gaunnya kembali dan melepas celana dalamnya. Siwon juga berdiri dan melepas celananya yang basah oleh cairan Yuri. Membuat Yuri terpaku saat junior Siwon yang sudah tegang ada dihadapannya. Dengan berani Yuri mengelus junior Siwon yang masih berbalutundeware itu, yang sepertinya meyesakkan karena junior Siwon yang besar. Yuri menempelkan bibirnya di bibir Siwon, menciumnya ganas. Tangannya menyusup masuk kedalam undeware putih Siwon. Memijit “Siwon junior” dengan telaten.

“eemm.” Rancau Siwon. Buru – buru ia melepaskan undewarenya yang mehalangi kegiatan Yuri untuk mengocok juniornya, tak lupa ia juga melepaskan kemejanya.

Yuri dengan sigap mengocok junior Siwon naik turun, tangannya yang satunya memainkan twinsball Siwon. Rancauan Siwon semakin keras karenannya.

Siwon mengangkat gaun Yuri untuk dilepaskannya. Yang terpaksa membuat Yuri menghentikan kegiatannya untuk mengangkat tangannya. Yuri meraih junior Siwon lagi, meremasnya sebentar, lalu mengesekkan junior Siwon dengan permukaan vaginannya.

“ooohhhh.” Erang mereka bersaman.

Tangan Siwon menggapai botol champange dan menuangkannya ke tubuh Yuri. Ini membuat Yuri kaget, ia melepaskan gengamannya di junior Siwonkarena champange yang dingin itu menerpa tubuhnya.

“YYA” pekik Yuri menatap Siwon tajam. Bukannya minta maaf Siwon malah tersenyum jahil pada Yuri.

“ Ini akan nikmat yeobo~” bisik Siwon di telinga Yuri. Siwon merengkuh kedalam pelukannya, tubuhya juga terkena champange yang sengaja ia siramkan ke tubuh sexy istrinya.

Yuri hanya pasrah dengan apa yang akan dilakukan oleh Siwon kepadanya. Ia akan menerima apapun itu karena sudah tanggung untuk berhenti sekarang.Itu malah akan membuatkan tersiksa karena libidonya yang belum sepenuhnya tersalurkan.

Siwon mulai menjilati champange yang ada di tubuh Yuri. Mulai dari leher jenjang Yuri turun ke dada, menghisap putting Yuri yang sepenuhnya berlumuran champagne, lalu ke perut hingga jilatannya sampai di depan vagina Yuri. Siwon berlama – lama berada di vagina Yuri, mejilat dan mengigit clitoris Yuri. Karena rasa champange yang ada di tubuh Yuri berbeda dari yang tadi. Di tubuh Yuri rasa itu jauh lebih nikmat.Siwon bertulut di hadapan Yuri, ia memasukan kepalanya di sela – sela selangkangan Yuri.

Yuri merasakan lidah Siwon yang mejilat vaginanya membuatnya geli karena deru nafas Siwon seperti meniup daerah kewanitaannya. Lidah Siwon seperti vacum cleaner yang membersihkan vagina Yuri. Setelah vagina Yuri bersih, Siwon berdiri dan langsung meyerang bibir Yuri. Ia mendorong tubuh Yuri ke belakanghingga tubuh mereka jatuh di atas ranjang.

“aauww.” Rintih Yuri. Mereka jatuh cukup keras, apalagi Siwon menindihnya.

“kau mau membunuhku oppa ?” Tanya Yuri emosi. Apa tidak bias Siwon memperlakukannya lebih lembut ? Batin Yuri. Ahh yya Siwon tidak tahu kalau saat ini mungkin saja Yuri sedang hamil.

“mianhe, ne ?” ucap Siwon menyesal. Langsung melumat bibir Yuri, tanpa menunggu jawaban Yuri. Ia tidak mau mood Yuri rusak dan menghentikan aksi mereka yang akan memasuki inti permainan.

Siwon segera membuka paha Yuri, tangannya mengarahkan sang junior ke vagina Yuri. Mengesekkan ujung juniornya dengan permukaan vagina Yuri. Membuat Yuri merasakan vagina bergetar. Geli namun sangat nikmat.

“cepaat aahhh masuuukan oppaa aahhh.” pinta Yuri.

Siwon yang merasa Yuri sudah sangat terangsang langsung mununtun juniornya memasuki lubang kenikmatan Yuri. Dengan satu hentakan kuat juniornya sudah tertanam sempurna di vagina Yuri.

Yuri yang merasakan ‘barang’ Siwon masukinya merintih kesakitan.

“aaahhuuww” jerit Yuri yang tertahan oleh ciuman Siwon.

Walaupun mereka sudah sering melakukan hubungan intim tapi masih sakit untuk Yuri. Mungkin karena hole Yuri yang masih sempit dan junior Siwon yang besar.

“ ooh oppa move. Fuck me now !” perintah Yuri setelah rasa sakit itu perlahan hilang. Karena rangsangan Siwon di daerah – daerah intim Yuri.

Siwon mulai mendorong juniornya keluar masuk vagina Yuri. Awalnya pelan namun lama kelamaan Yuri merasa sodokan junior Siwon semakin cepat. Yuri mengimbangi permainan Siwon dengan mengoyangkan pinggangnya berlawanan arah dengan Siwon. Yang membuat junior Siwon semakin dalam memasukiholenya. Dan memberikan rasa nikmat yang lebih untuk mereka.

Desahan – desahan nikmat mereka yang saling memuaskan nabsu masing – masing itu, memenuhi kamar mewah yang mereka tempati. Keringat mulai bercucuran di tubuh mereka, Yuri yang sudah lelah hanya mampu memejamkan mata dan mengigit bibir bawahnya menikmati perbuatan Siwon padanya.

Siwon menciumi setiap inci wajah Yuri tanpa ada yang terlewatkan sedikitpun dengan terus mengoyangkan pinggangnya semakin cepat, menusuk – nusuk vagina Yuri. Tanganya tak henti – hentinya meremas payudara Yuri bergantian. Hingga akhirnya otot vagina Yuri berkontraksi hebat.

“ oppaaa i amm commiiing. ” rancau Yuri. Ia segera menarik wajah Siwon dan menciumnya kasar. Desahannya tertelan oleh ciuman Siwon.

Dapat Siwon rasakan cairan hangat Yuri yang menerpa juniornya, hangat. Vagina Yuri yang berkedut – kedut menambah kenikmatan untuk Siwon, juniornya seperti dicengkram sekaligus dihisap oleh vagina Yuri. Siwon tetap melakukan tugasnya dengan terus mengenjot juniornya di hole Yuri yang sudah licin. Sampai ia merasakan juniornya mulai berkedut menandakan ia akan segera mencapai klimaks. Siwon semakin cepat mengoyangkan juniornya di rahim Yuri.

“Yul akkuuuuu ahhhh……” Siwon mendorong juniornya dalam – dalam ke rahim Yuri ketika sepermanya menyembur ke luar. Sampai cairannya tumpah keluar karena rahim Yuri yang tak mampu menampungnya. Siwon membalikan tubuh Yuri hingga tubuh Yuri sekarang berada di atasnya.

“hosh hosh hosh hosh.” mereka berusaha mengatur nafas dan denyut jatung mereka yang cepat.

Yuri menyandarkan kepalanya di dada Siwon. Siwon membelai rambut Yuri yang agak berantakan karena kelakuan mereka. Dihusapnya keringat yang membasahi wajah Yuri.

“yeobo sekali lagi, ne ?” pinta Siwon. Ia mencium kening Yuri.

“mwo ?” Yuri medongakkan kepalanya memastika permintaan Siwon.

“ apa kau tidak capek Siwonie ? Aku lelah.” Tolak Yuri. Kembali menyandarkan kepalanya di dada Siwon. Yuri tidak perduli apa yang akan Siwon perbuat, ia mulai memejamkan matanya karena lelah.

“jebbal. Ne ?” Bujuk Siwon. Dan mulai menciumi bahu Yuri. Di bawah sana Siwon mulai menggerakkan juniornya yang masih ada di vagina Yuri. Berusaha membangkitkan kembali nabsu Yuri. Pantat Yuri juga tak lepas dari serangannya. Siwon meremas kedua pantat Yuri.

“eeemmhh aahh eemmhh.” Desah Yuri namun berusaha ia redam dengan mengigit bibirnya.

“eotte ? apa kau mau lagi yeobo ?” Tanya Siwon jahil, masih melakukan pekerjaannnya.

“siwoonn aahh aaahhhh.” Erang Yuri. Permainan Siwon kali ini lebih lembut dari yang tadi. Sangat lembut hingga membuat Yuri menginginkannya lagi.

“angkat tubuhmu yeobo~.” Pinta Siwon. Entah mengapa Yuri menurutinya begitu saja. Yuri melipat kakinya dengan lutut sebagai penopangnya, kedua siku tangannya juga menahan tubuhnya. Kini posisinya seperti Yuri yang menindih Siwon. Pantat Yuri yang seperti apel sedikit terangkat ke atas.

“sexy !” Puji Siwon. Tanpa mangalihkan pandangannya dari wajah cantik istrinya, Yuri.

Yuri tersenyum mendengar pujian Siwon. Selama ini banyak yang mengatakan itu padannya namun saat mendengarnya dari Siwon rasanya berbeda. Yuri menghampiri bibir Siwon dan melumatnya.

Siwon semakin dalam menyodokkkan juniornya di hole Yuri. Kedua tangannya juga aktif meremas pantat Yuri.

Malam itu Siwon dan Yuri menghabiskan malam terakhir mereka di Paris dengan bercinta sambil berciuman sampai pagi…

*******

Morning, Gangnam – Seoul, YulWon House

Tiba – tiba Yuri melepaskan ciumannya dengan Siwon. Ia menatap Siwon tajam.

“waeyo?” tanya Siwon heran. Ia bingung dengan perubahan sikap Yuri yang tiba – tiba. Tadi Yuri sangat manja namun sekarang ia seperti ingin membunuhnya.

“oppa kau memakai parfum apa?” tanya Yuri. Ia menutup hidungnya menjauh dari Siwon, Yuri tidak tahan dengan wangi tubuh Siwon yang sangat menyengat menurutnya.

“mwo? Bukankah ini parfum kesukaanmu.” Bela Siwon. Ia berusahan mendekati istrinya. Namun Yuri malah semakin menjauh dan menutup mulut serta hitungnya.

“berhenti !! aku tidak……. huuuek hueek huueek ……..” Yuri segera berlari ke kamar mandi. Ia memuntahkan semua sarapan paginya di closet. Siwon segera menyusul Yuri.

“gwencana ?” tanya Siwon khawatir melihat wajah Yuri yang menjadi pucat pasi, tangannya menghusap punggung Yuri lembut untuk membantunya.

“gwencanayo” Yuri membasuh bibirnya dengan air. Ia berusaha tersenyum untuk menenangkan suaminya. Namun Siwon tidak yakin kalau Yuri benar – benar baik – baik saja. Untuk berdiri saja Yuri tak sanggup menahan badannya sendiri, ia berpegangan pada wastafel. Siwon pun segera mengendong Yuri.

“oppa apa yang kau lakukan ? Turunkan aku.” Panik Yuri saat Siwon mengendongnya tapi Siwon sama sekali tidak mengindahkannya.

“oppa aku harus kerja. Bukankah kau juga ada meeting pagi ini ?” kata Yuri.

“tidak. Kau harus istirahat.” Siwon membaringkan Yuri di ranjang mereka.

“aku akan memanggil dokter Kim. Jadi diamlah di situ nyonya Choi. ” Titah Siwon dengan sedikit panik. Yuri hanya diam, bila Siwon sudah seperti itu ia tidak dapat berbuat apa – apa.

******

Dokter Kim yang merupakan dokter keluarga Choi selesai memeriksa Yuri. Ia menatap Siwon yang berdiri di samping Yuri yang masih berbaring lemah. Wajah Siwon nampak berkeringat karena cemas.

“apa Yuri baik – biak saja?” tanya Siwon kepada dokter Kim.

“ya Yuri~ssi hanya kelelahan. Kau harus lebih ekstra menjaganya mulai sekarang karena Yuri~ssi sekarang tidak sendiri.” Senyum dokter Kim kepada Siwon.

“maksud dokter?” tanya Siwon bingung.

“Yuri~ssi sedang mengandung 10 minggu.” Ujar dokter Kim yang masih mempertahankan senyumnya.

Siwon menatap dokter Kim tidak percaya, ia sangat shock mendengarnya. Ditatapnya Yuri seperti bertanya apa-itu-benar-yeobo-? Tanpa menunggu respon Yuri, Siwon langsung memeluk erat Yuri yang duduk di atas ranjang. Ia sangat sangat sangat bahagia sekarang. Dikecupnya wajah Yuri tanpa satu bagianpun yang terlewatkan. Sekarang terjawab sudah semua sikap aneh Yuri akhir – akhir ini. Ternyata yuri terkena sindrom wanita hamil.

“oppa lepaskan.” Dengan lemah Yuri mendorong tubuh Siwon.

“apa kau tidak dengar ? Kau hamil yeobo. Aku akan menjadi appa.” Kata Siwon yang makin mempererat pelukannya pada Yuri, sedari tadi senyum tak lepas dari wajahnya tampannya.

“aku tau tapi menjauhlah oppa. Aku tidak suka dengan wangi mu.” Siwon pun melepaskan pelukannya pada Yuri. Senyumannya langsung lenyap mendengar pernyataan Yuri.

“tapi aku ingin memelukmu.” Pinta Siwon dengan tatapan memelas.

“ini permintaan anakmu oppa.” Ujar Yuri pelan, ia menatap Siwon sedih. Sebenarnya Yuri tidak mau melakukan ini pada Siwon suaminya. Apalagi merusak moment bahagia mereka. Namun ia bener – benar tidak tahan dengan wangi tubuh Siwon.

“aku akan mengabari omma – appa, ommonim – araboji, taeteuk, haesica dan yang lain.” Kata Siwon antusias. Ia segera mangambil handphonenya dan manghubungi orangtuanya dan orangtua Yuri untuk mengabari berita bahagia ini.

Yuri tersenyum senang menatap suaminya yang sangat antusia dan bahagia menyambut kehamilannya.terlebih lagi Yuri sangat bersyukur Tuhan yang telah mempercayakan mereka untuk menjadi orangtua. Dengan kehadiran seorang anak kehidupan Siwon dengan Yuri akan semakin sempurna dan lengkap.

The End.

25 thoughts on “[YulWoon] Complete

  1. Wahhhh…Author daebak!!! Sepertinya aku akan suka satu sugen lgi nih selain seoKyu :*
    Yaituu yulwon😀 ini berkat author😀

  2. woah … jd gk bsa tdur nih kak wkwkwk .. hot abis keren..!!
    ditunggu next chap nya ya kak faighting !!!!..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s